wdccapetown2014.com – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyuarakan syarat untuk mudik pada Ramadhon kali ini. Salah satunya terkait dengan vaksinasi.

“Sesudah dua tahun, masyarakat Indonesia boleh kembali merasakan bulan Ramadhon ini dan juga mudiknya,” ujar Budi dalam keterangan pers Rapat Terbatas Evaluasi PPKM pada Senin, (4/4/2022).

Mudik Tidak Perlu PCR atau Antigen Lagi Jika Sudah Booster

Tapi sebelum mudik, masyarakat semestinya menentukan dirinya sudah melaksanakan vaksinasi booster seandainya tak berkeinginan melaksanakan percobaan PCR ataupun antigen lagi.

“Jangan lupa bahwa yang belum vaksin atau vaksin baru sekali konsisten semestinya percobaan PCR, yang telah vaksin dua kali masih perlu percobaan antigen, dan yang telah vaksin booster komplit tak perlu percobaan apa-apa,” kata Budi.

Hal hal yang demikian bahkan dapat menjadi profit bagi masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi booster. Mengingat mereka tidak lagi perlu mengeluarkan uang tambahan untuk melaksanakan percobaan antigen ataupun PCR.

Wujud kehati-hatian
Budi bahkan menuturkan bahwa persyaratan hal yang demikian menjadi salah satu format kehati-hatian masyarakat dalam menangani pandemi COVID-19.

“Dengan demikian pemerintah konsisten berhati-hati, kita konsisten boleh melaksanakan ibadah puasa dan juga mudik. Melainkan juga semestinya dengan melengkapi dosis vaksinasinya,” ujar Budi.

Berhubungan dengan hal ini, Budi juga berkeinginan dengan adanya koreksi keadaan COVID-19, masyarakat makin menyadari tanggung jawab berhubungan kesehatannya masing-masing.

“Selama masyarakat kian siap menyadari apa yang semestinya dilaksanakan menghadapi pandemi ini, itu akan memperlihatkan bahwa kita siap bertransisi dari pandemi jadi endemi nanti,” Budi menutup.

Comments to: Mudik Tidak Perlu PCR atau Antigen Lagi Jika Sudah Booster

Your email address will not be published.